Gejala Dan Cara Pengobatan Insomnia Menurut Dokter /*binggg*/

Advertisement

Gejala Dan Cara Pengobatan Insomnia Menurut Dokter

Aqil Da Fortress
Saturday, March 30, 2019


Memiliki waktu tidur yang cukup dan berkualitas adalah salah satu cara untuk menjaga kesehatan, namun untuk beberapa orang tidur adalah hal yang sulit untuk dilakukan... Mereka adalah penderita insomnia, gangguan ini bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari gangguan psikologis, medis, maupun jadwal tidur yang berantakan.

Gangguan ini bisa menyebabkan banyak penyakit berbahaya, mulai dari penyakit jantung, paru-paru, obesitas, kanker bahkan beberapa penelitian menghubungkan ini dengan meningkatnya resiko kematian.


Gejala Umum Insomnia

Setiap penyakit biasanya memiliki gejala tertentu sehingga bisa diidentifikasi jenis penyakitnya, begitu juga insomnia yang memiliki beberapa gejala umum, yaitu kesulitan tidur, atau tidur namun sering terbangun, atau bangun terlalu dini dan tidak bisa tidur lagi...

Jika hal ini hanya terjadi sesekali maka hal ini normal, namun jika sering terjadi maka hal ini bisa menjadi gejala insomnia. Gejala insomnia ini bisa berlangsung singkat atau lama, pada insomnia akut hal ini terjadi dalam beberapah hari hingga mingguan.. Namun pada insomnia kronis, penderita bisa mengalami gejala ini hingga berbulan bulan hingga bertahun lamanya.

Gejala kesulitan tidur ini biasanya akan memicu gejala lain seperti mengantuk pada siang hari, depresi, stress hingga kesulitan fokus saat melakukan aktifvitas harian. Hal ini sangat membahayakan jika penderita bekerja di lapangan dan mengerndarai kendaraan bermotor...

Penderita yang tidak fokus saat berkendara meningkatkan resiko kecelakaan di jalan raya.

Penyebab Insomnia

Setiap penyakit biasanya diawali oleh penyebab, insomnia sendiri penyebabnya dibagi menjadi 2 , yaitu penyebab medis, penyebab faktor psikologis,

Penyebab Medis

Ada beberapa hal medis yang bisa mengakibatkan insomnia, diantaranya adalah

Umur Yang Menua 

Saat seseorang menua apalagi menginjak usia 60 tahun keatas, maka normal apabila mengalami perubahan pola tidur, menurut sebuah penelitian dikatakan bahwa semakin seseorang bertambah umur orange maka tidurnya akan semakin pendek...

Dimulai dari umur 20 tahun, biasanya orang akan tidur selama 7 jam.. Namun menginjak usia 30 tahun keatas seseorang akan mulai sering terbangun di malam hari, dan jam tidur mulai memendek.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh university of california menyebutkan bahwa hal ini terjadi karena semakin tua seseorang maka terjadi penurunan fungsi otak... Untuk bisa tidur, otak akan mengirimkan sinyal lelah kepada tubuh sehingga bisa tidur, namun jika seseorang sudah mengalami penurunan fungsi otak maka sinyal ini akan semakin melemah sehingga tidak bisa memberikan sinyal kepada tubuh untuk beristirahat,

Apabila sulit tidur terjadi dalam intensitas yang tidak parah, itu sebenarnya normal... Namun apabila kesulitan tidur terjadi dengan parah, hingga membuat penderita kehilangan konsentrasi, maka penderita harus segera memeriksakannya ke dokter atau psikolog untuk dilakukan diagnosis penyebab utama insomnia.

Penyebab Non Medis

Jadwal Tidur Yang Tidak Teratur

Hal lain yang bisa mengakibatkan konsumsinya adalah jadwal tidur yang tidak teratur, biasanya orang yang tidur berganti-ganti jam akan mengalami kesulitan tidur karena otaknya merasa bingung kapan seharusnya dia tidur,

Saat dokter mengidentifikasi penyebab insomnia, biasanya dokter akan meminta pasien untuk mencatat jam tidurnya selama beberapa minggu... Hal tersebut dimaksudkan untuk mengecek apakah jadwal tidur pasien sudah tepat atau belum,

Depresi Dan Stres

Depresi dan stres dapat memicu terjadinya insomnia pada diri seseorang, ketika seseorang mengalami tekanan pada psikisnya hingga mengalami depresi berat, biasanya emosi negatif akan menumpuk di alam bawah sadar...

Hal inilah yang biasanya membuat seseorang cemas ketika malam tiba, dan mengakibatkan kesulitan tidur...

Sebuah penelitian dilakukan oleh psikolog bernama natalie pada pasiennya yang mengalami depresi dan ketakutan...

Sebelumnya pasien sudah memeriksakan keadaan tubuhnya ke dokter, hasil pengecekan nya adalah normal saja dan dia dinyatakan sehat secara medis,.. Tapi kenapa dia tetap tidak bisa tidur dan sering merasa takut..?

Pada sesi pertama hipnoterapi yang dilakukan oleh psikolog natalie kepada pasiennya, diketahui bahwa ternyata penyebab utama dari hal tersebut adalah karena pasien memendam emosi negatif pada bosnya, karena menyalahkannya sebab memasang target terlalu kecil di perusahaan...

Dan setelah terapi selesai, pasien bisa tidur dengan nyenyak pada malam harinya...

Insomnia Disebabkan Penggunaan Obat-Obatan Tertentu

Beberapa obat memiliki efek samping insomnia, biasanya obat-obatan ini digunakan untuk menyembuhkan tekanan darah tinggi pilek , flu dan asma..

Mungkin anda pernah mengalami hal ini, anda sudah mencoba untuk menghindari kopi pada siang hari agar bisa tidur nyenyak pada malam hari... Namun setelah meminum obat malah tidak bisa tidur,, beberapa obat memiliki kandungan kafein pada komposisinya hal ini mengganggu kualitas tidur anda..

Beberapa macam obat juga memiliki efek samping seperti penghambat tidur REM, memblokir produksi melatonin oleh otak, dan merusak kadar enzim di dalam tubuh... Apabila anda mengalami hal ini setelah minum obat, segera konsultasikan kepada dokter anda... Agar anda bisa mendapatkan obat pengganti yang tidak mengandung penyebab insomnia tersebut.

Pengobatan Insomnia

Pengobatan insomnia diawali dengan identifikasi penyebab utamanya, karena setiap sebab memiliki pengobatan yang berbeda,.. Apabila pasien mengalami insomnia disebabkan oleh penyakit medis seperti asma atau kanker, maka dokter terlebih dahulu mencari solusi untuk penyebab utamanya..

Lalu apabila tidak berhasil maka dokter akan meminta pasien untuk melakukan terapi kognitif hal ini digunakan untuk merubah kebiasaan penderita, dan juga untuk mengatasi kelainan pola tidur... Cara ini adalah cara yang paling banyak digunakan untuk menyembuhkan insomnia..

Terapi Kognitif

Di bawah ini ini adalah beberapa metode yang ada dalam terapi kognitif:

Pembatasan tidur: pasien akan diminta mengurangi jadwal tidur siangnya atau malah tidak tidur siang hari sekali, hal ini dilakukan agar pasien bisa tidur pada malam hari... Dengan cara ini pasien diharapkan akan menambah waktu tidur malamnya secara bertahap.

Teknik relaksasi: dengan metode ini pasien akan diajarkan cara bernafas yang baik, yang bisa dia gunakan sesaat sebelum tidur... Pernafasan yang baik akan membuat dia merasa rileks menghilangkan semua rasa cemas dalam pikirannya, sehingga dia bisa tidur dengan nyenyak.

Terapi kontrol stimulus: pada metode ini pasien hanya diijinkan untuk masuk ke dalam kamar hanya untuk tidur atau berhubungan seks saja, jika pasien tidak bisa tidur dalam waktu 20 menit setelah masuk ke kamar, pasien harus keluar dari kamar dan hanya boleh masuk ke kamar apabila sudah mengantuk... Metode ini dilakukan untuk membuat sugesti pada pasien agar terpicu untuk mengantuk saat masuk ke kamar.

Fototerapi: pada metode ini pasien akan di sinari sinar ultraviolet 20 sampai 30 menit setelah bangun dari tidur, hal ini dilakukan untuk menormalkan waktu tidurnya...

Menggunakan Obat Tidur

Cara pengobatan lain yang biasa dilakukan oleh dokter adalah memberikan obat tidur pada pasien, obat yang biasa diberikan adalah zolpidem, namun biasanya dokter tidak menyarankan penggunaan obat ini selama berminggu-minggu... Karena terdapat kemungkinan untuk malah menambah parah insomnia pada pasien..

Apabila konsumsi obat tidur ini dilakukan selama berminggu-minggu, ada kemungkinan pasien akan ketergantungan pada obat ini untuk bisa tidur, dan merasa bahwa dia tidak bisa tidur jika tidak mengkonsumsi obat...

Penggunaan obat ini hanya dilakukan apabila pasien sudah sangat membutuhkan tidur untuk menjaga kesehatannya,